Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa Hasnah (25), seorang ustadzah asal Martapura yang ditemukan tewas di kawasan Sungai Ulin, Banjarbaru, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas peristiwa tersebut.
Habib Umar meminta Polda Kalsel untuk ikut turun tangan guna mempercepat pengungkapan kasus. Ia menekankan pentingnya mengungkap motif pelaku secara transparan dan memastikan tersangka mendapat hukuman berat sesuai ketentuan KUHP.
“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Habib Umar, Jumat (1/5/2026).
Selain penegakan hukum, ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih berhati-hati saat bepergian, terutama pada malam hari. Ia menyarankan agar menghindari lokasi sepi dan membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.
Lebih lanjut, Habib Umar berharap penyidik dapat menjerat pelaku dengan pasal perlindungan perempuan. Hal ini mengingat korban merupakan bagian dari kelompok rentan yang harus mendapatkan jaminan keamanan lebih.
Di sisi lain, gelombang doa dan dukungan moral terus mengalir bagi keluarga almarhumah. Masyarakat berharap keluarga diberikan ketabahan, sembari menunggu aparat penegak hukum menuntaskan kasus ini seadil-adilnya.






