Inovasi “Mabit Become a Habit” SMPIT Darul Fikri Balangan: Bentuk Karakter Tanpa Gadget

Teks foto : Siswa-siswi SMPIT Darul Fikri Balangan mengikuti rangkaian kegiatan "Mabit Become a Habit". Program ini mengintegrasikan penguatan ibadah melalui Jaminan Mutu Shalat (JMS) dan pola hidup sehat bagi peserta didik. (Ist)

Paringin, wartaberitaindonesia.com– Siswa-siswi SMPIT Darul Fikri Balangan mengikuti kegiatan inovasi pendidikan bertajuk “Mabit Become a Habit”. Program ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk generasi rabbani yang mandiri, disiplin, dan memiliki nilai spiritual yang kuat di tengah tantangan perkembangan zaman.

 

Bacaan Lainnya

Kepala SMPIT Darul Fikri Balangan, Siti Noor Janah, menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai solusi atas meningkatnya ketergantungan remaja terhadap gawai (gadget). Menurutnya, durasi penggunaan gawai yang berlebihan kerap berdampak negatif pada pola hidup, kedisiplinan, hingga kualitas interaksi sosial siswa.

 

“Kami ingin membiasakan anak-anak hidup lebih disiplin dan mandiri melalui penguatan ibadah. Program ini juga membantu siswa mengurangi ketergantungan gawai agar mereka lebih fokus pada pembentukan karakter dan hubungan sosial yang sehat,” ujar Siti kepada awak media, Kamis (7/5/2026).

 

Kegiatan mabit ini bukan sekadar menginap bersama, melainkan sarana pembinaan karakter secara menyeluruh selama 24 jam. Para siswa mendapatkan pendampingan intensif melalui konsep Jaminan Mutu Shalat (JMS) untuk memastikan ketepatan gerakan dan bacaan shalat.

 

Selain itu, sekolah menerapkan kebijakan Gadget Detox, di mana seluruh siswa wajib menyerahkan telepon genggam selama kegiatan berlangsung. Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan fokus beribadah dan mempererat kebersamaan antarpeserta didik tanpa gangguan dunia maya.

 

Inovasi ini juga selaras dengan “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang dicanangkan pemerintah, seperti pembiasaan bangun pagi, pola hidup sehat, dan olahraga bersama.

 

Siti Noor Janah mengungkapkan bahwa hasil program ini menunjukkan dampak positif yang signifikan. Banyak orang tua mulai melihat perubahan perilaku anak yang lebih mandiri dan peduli terhadap ibadah sehari-hari.

 

“Alhamdulillah, kegiatan ini mampu menciptakan suasana harmonis. Selama program berlangsung, tidak ditemukan kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah,” tambahnya.

 

Terlaksananya “Mabit Become a Habit” ini didukung penuh oleh Yayasan Al Izzah Balangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, serta partisipasi aktif Komite Sekolah. Melalui inovasi ini, SMPIT Darul Fikri Balangan berkomitmen mencetak generasi cerdas dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *