Banjarbaru, wartaberitaindonesia.com – Program Studi (Prodi) Doktor (S3) Administrasi Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar acara puncak Program Green Leadership di SMPN 1 Banjarbaru, Kamis (7/5/2026). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan sekolah dan budaya pro-lingkungan menuju Sekolah Adiwiyata berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Drs. Abdul Basid, M.M., Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani, S.Hut., M.S., serta Kaprodi S3 Administrasi Pendidikan ULM, Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. Hadir pula pihak Balai Perbenihan Tanaman Hutan Kalsel dan Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI) Kalsel sebagai mitra pendukung.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Prodi S3 Administrasi Pendidikan ULM dengan SMPN 1 Banjarbaru. Kerja sama ini mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta penguatan kebijakan sekolah peduli lingkungan.
Program Green Leadership merupakan inisiasi tim pengabdian mahasiswa doktor angkatan V yang terdiri dari Marina Dwi Mayangsari, M.Psi., Psikolog, dan Finda Vericha Ngenda, M.Pd, di bawah bimbingan Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D., dan Prof. Hj. Dr. Aslamiah, M.Pd, Ph.D.
“Program ini fokus pada penguatan guru sebagai pemimpin sekolah peduli lingkungan dan pemberdayaan siswa sebagai agen perubahan melalui pelatihan kepemimpinan,” ujar Prof. Ahmad Suriansyah.
Rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak April 2026 ini meliputi workshop Green School Leadership bagi guru, workshop Student Green Leadership bagi kader lingkungan, hingga aksi nyata berupa kampanye lingkungan melalui media kreatif. Sebagai langkah keberlanjutan, sekolah juga membentuk Eco Student Club bagi para siswa yang diharapkan menjadi role model budaya bersih.
Kemeriahan acara puncak diwarnai dengan fashion show busana dari bahan limbah daur ulang oleh finalis Duta Lingkungan SMPN 1 Banjarbaru. Dari kompetisi tersebut, terpilih tiga pasangan juara terbaik dan satu pasangan favorit dari kelas VII dan VIII sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kepedulian lingkungan mereka.
Melalui kolaborasi strategis ini, SMPN 1 Banjarbaru yang saat ini berstatus Sekolah Adiwiyata tingkat kota ditargetkan mampu naik kelas menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat nasional dengan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah.






