BANJARMASIN, wartaberitaindonesia.com
– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem, Ahmad Sarwani, menilai sektor perkebunan kelapa sawit masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kontribusi sektor sawit tidak hanya berdampak terhadap aktivitas perkebunan, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri pengolahan, perdagangan hingga penyerapan tenaga kerja di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.
“Perkebunan sawit memiliki efek berganda yang besar terhadap ekonomi masyarakat. Karena itu, hilirisasi harus diperkuat agar nilai tambahnya tetap berada di daerah,” ujar Sarwani di Banjarmasin, Sabtu (23/5).
Ia mengatakan, sejumlah daerah seperti Kotabaru dan Tanah Bumbu memiliki potensi besar dalam pengembangan industri berbasis crude palm oil (CPO). Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperluas investasi.
Sarwani juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan aspek lingkungan. Ia berharap perusahaan perkebunan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan dalam menjalankan usahanya.
Selain itu, politisi NasDem tersebut meminta pemerintah terus memberikan perhatian terhadap petani plasma dan perkebunan rakyat agar mampu bersaing dan meningkatkan produktivitas.
“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton. Petani harus mendapatkan manfaat langsung dari pertumbuhan sektor sawit,” tegasnya.






