Marabahan, wartaberitaindonesia.com– Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Seminar Pendidikan bertajuk “Sosialisasi dan Paparan Program Pascasarjana S2 Pendidikan usia dini, S2 administrasi pendidikan dan S3 administrasi pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM)” di Aula SKB Marabahan, Jumat (22/5/2025).
Koordinator Program Studi (Prodi) S3 Administrasi Pendidikan Pascasarjana ULM, Prof. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D., memaparkan tiga inovasi program studi untuk mempercepat kelulusan mahasiswa magister (S2) dan doktor (S3). Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak mutu pendidikan daerah melalui peningkatan kualifikasi guru dan tenaga kependidikan.
“Inovasi ini bertujuan mempercepat masa studi. Targetnya, mahasiswa magister bisa lulus dalam 3 semester atau 1,5 tahun, dan mahasiswa doktor lulus dalam 5 semester atau 2,5 tahun,” ujar profesor yang akrab disapa Prof. Sur tersebut.
Prof. Sur membeberkan tiga strategi utama penunjang target tersebut:
Kuliah Hybrid: Sistem perkuliahan fleksibel secara daring dan luring. Mahasiswa bisa belajar dari mana saja tanpa harus meninggalkan tugas kedinasan sehari-hari, namun mutu akademik tetap terjaga.
Pendampingan (Nurturing Learning): Mahasiswa mendapatkan pendampingan intensif dalam menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, baik saat tatap muka maupun daring.
Klinik Pelatihan (Coaching Clinic): Bimbingan khusus untuk penulisan artikel ilmiah, tesis, hingga disertasi.
Menurut Prof. Sur, Coaching Clinic menjadi instrumen yang sangat strategis. Berdasarkan evaluasi, kendala utama keterlambatan kelulusan bukanlah ketidaklulusan mata kuliah, melainkan kesulitan dalam menyusun tugas akhir.
“Mereka inilah yang perlu pendampingan khusus agar memiliki kemampuan dan kepercayaan diri,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa tiga prodi yang ditawarkan ini didesain untuk mencetak lulusan yang unggul sebagai pemimpin, peneliti, pendidik, serta memiliki kemampuan analisis kebijakan yang kuat.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Batola, Ketua Dewan Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta koordinator kecamatan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Barito Kuala, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom, mengimbau seluruh kepala sekolah, pengawas, guru, dan tenaga kependidikan untuk menangkap peluang emas ini. Terlebih, ketiga prodi yang ditawarkan sudah mengantongi akreditasi Unggul.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Ruang seminar hidup dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta seputar strategi pembelajaran, kurikulum, model perkuliahan, hingga teknik percepatan penulisan karya ilmiah agar bisa lulus tepat waktu.






