Buka Musrenbang RKPD 2027, Bupati Batola Tekankan Sinergitas dalam Perencanaan

Teks foto : Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menyampaikan sambutan saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Aula Selidah, Marabahan, Senin (30/3/2026). (Ist)

Marabahan,

wartaberitaindonesia.com – Bupati Barito Kuala (Batola), H. Bahrul Ilmi, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2027. Acara yang mengusung tema “Penguatan SDM dan Peningkatan Investasi serta Infrastruktur Terintegrasi” ini digelar di Aula Selidah, Marabahan, Senin (30/3/2026).

Bacaan Lainnya

 

Dalam sambutannya, H. Bahrul Ilmi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kemajuan daerah.

 

“Sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Musrenbang RKPD adalah agenda tahunan untuk menjaring aspirasi guna menyempurnakan rancangan pembangunan. Saya berharap kegiatan ini bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan mampu menghasilkan solusi konkret atas permasalahan masyarakat di berbagai bidang,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Bahrul Ilmi menekankan pentingnya sinergitas dalam perencanaan. Ia berharap program yang disusun dapat terlaksana secara efektif dan efisien melalui kolaborasi anggaran, baik dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten.

 

“Sinergitas ini bukan hanya antar-pelaksana pembangunan, tetapi juga menyangkut integrasi sumber pendanaan agar setiap program memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting, di antaranya pimpinan dan anggota DPRD Batola, unsur Forkopimda, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan. Hadir pula pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan insan pers.

 

Acara diakhiri dengan paparan dari Bappeda Provinsi Kalsel dan Bappenas, sambutan Ketua DPRD Batola, serta penandatanganan berita acara. Sesi diskusi kemudian dilanjutkan dengan Sekretaris Daerah bertindak sebagai moderator.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *