Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Golkar, H. Rahimullah, SE mengapresiasi wacana rehabilitasi permukiman masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Menurutnya, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengakibatkan luapan air menggenangi rumah warga secara merata dan menyebabkan kerusakan pada banyak bangunan tempat tinggal.
Rahimullah menilai, inisiasi untuk meninggikan bangunan rumah masyarakat di kawasan rawan banjir merupakan langkah tepat dan strategis dalam jangka panjang. Konsep rumah panggung dengan lantai yang ditinggikan diyakini mampu meminimalkan risiko kerusakan akibat banjir sekaligus meningkatkan ketahanan permukiman terhadap bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di daerah tersebut.
“Tidak sedikit rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir. Oleh karena itu, upaya rehabilitasi dengan konsep rumah panggung sangat membantu masyarakat, terutama yang bermukim di wilayah langganan banjir,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Ia juga mendorong agar kebijakan tersebut didukung dengan pengalokasian anggaran yang memadai melalui APBD Provinsi Kalimantan Selatan. Selama ini, pemerintah provinsi telah menganggarkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni dan rumah terdampak bencana dengan nilai sekitar Rp20 juta per unit yang tersebar di 13 kabupaten/kota.
Rahimullah berharap program rehabilitasi permukiman berbasis mitigasi banjir dapat dirancang secara terencana, tepat sasaran, dan melibatkan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, pembangunan rumah yang lebih adaptif tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga upaya berkelanjutan dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan warga Kalimantan Selatan.






