Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fahruri, menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL). Namun, dukungan tersebut harus dibarengi perencanaan matang dan terukur dari jajaran direksi agar perusahaan daerah itu mampu berkembang secara berkelanjutan.
Menurut Rikval, direksi PD PAL perlu segera menyusun blueprint atau peta jalan pengembangan perusahaan yang memuat program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang sebagai pedoman operasional.
“Kami mendukung keberadaan dan pengembangan PD PAL. Tetapi yang paling penting adalah adanya blueprint yang jelas dan realistis untuk direalisasikan. Dengan begitu, arah pengembangan perusahaan menjadi lebih terukur dan terarah,” tegas Rikval saat diminta keterangan, Senin (15/6).
Ia menilai dokumen perencanaan tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah maupun DPRD dalam memberikan dukungan, termasuk jika diperlukan tambahan penyertaan modal untuk memperkuat operasional dan ekspansi layanan.
Rikval juga mengingatkan agar PD PAL tidak mengulangi kegagalan Perusahaan Daerah Kayuh Baimbai. Perusahaan tersebut resmi dibubarkan pada Desember 2014 karena terus merugi dan gagal menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak berdiri pada 2003.
“Jangan sampai PD PAL bernasib seperti perusahaan daerah sebelumnya yang akhirnya dibubarkan karena tidak mampu berkembang. Perencanaan matang dan kinerja terukur menjadi kunci agar perusahaan ini bisa tumbuh sehat,” tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, memastikan akan mengevaluasi progres PD PAL pascahadirnya jajaran direksi baru. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan perusahaan mampu mengoptimalkan pengelolaan air limbah serta mendukung pemerintah menjaga kualitas lingkungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Yamin usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Senin (15/6). Menurutnya, keberadaan PD PAL sangat strategis karena berkaitan langsung dengan sistem sanitasi perkotaan.
“PD PAL merupakan perusahaan daerah yang sangat diperlukan. Perannya penting dalam menjaga lingkungan agar penanganan limbah bisa lebih maksimal,” ujar Yamin.
Yamin menegaskan, PD PAL layak dipertahankan dan didukung seluruh pihak. Pemerintah Kota Banjarmasin bahkan membuka peluang memberikan tambahan penyertaan modal apabila kinerja perusahaan menunjukkan perkembangan positif.
“Kita lihat progresnya ke depan. Jika di bawah kepemimpinan direksi baru mampu menunjukkan peningkatan kinerja, tentu peluang penambahan modal akan kita pertimbangkan,” katanya.
Melalui evaluasi pemkot dan pengawasan DPRD, PD PAL diharapkan mampu memperkuat layanan sanitasi di Banjarmasin sekaligus tumbuh menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan kontributif.






