Tanah Laut, wartaberitaindonesia.com – Warga Desa Ambawang, Kabupaten Tanah Laut, memanfaatkan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila untuk menyampaikan aspirasi kepada Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Hamid Bahasyim.
Kegiatan yang digelar di tengah masyarakat ini tidak hanya berisi pemaparan materi. Acara ini juga menjadi ruang dialog terbuka mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga setempat.
Dalam sosialisasi tersebut, Habib Hamid menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat gotong royong.
“Jadikan Pancasila sebagai landasan utama dalam menyelesaikan setiap persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujar Habib Hamid.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga mengeluhkan minimnya informasi terkait program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Mereka mengaku kesulitan memahami mekanisme, persyaratan, dan peluang untuk mendapatkan bantuan pendidikan tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah memberikan sosialisasi yang lebih luas. Hal ini penting agar para pelajar di desa memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Selain masalah pendidikan, persoalan sengketa lahan dengan perusahaan PT SSA turut menjadi sorotan utama. Warga mendesak adanya pendampingan hukum yang jelas untuk melindungi hak-hak mereka.
Mereka juga mempertanyakan peran dan tindakan nyata dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Laut dalam menyelesaikan konflik agraria tersebut.
Menanggapi keluhan itu, Habib Hamid menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen menindaklanjuti seluruh aspirasi ini dan mengoordinasikannya dengan instansi berwenang agar mendapat solusi terbaik,” tegas legislator Kalsel tersebut.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store






