Paringin, wartaberitaindonesia.com – Memasuki musim hujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ular masuk ke rumah. Curah hujan tinggi menyebabkan habitat asli ular tergenang, mendorong reptil tersebut mencari perlindungan di tempat yang lebih kering dan hangat, termasuk area pemukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, menekankan pentingnya langkah pencegahan mengingat pergerakan ular yang meningkat selama musim hujan.
“Biasanya ular mencari tempat berlindung saat habitat aslinya tergenang air. Karena itu, penting bagi warga untuk menjaga kebersihan rumah, membersihkan semak atau puing-puing (apabila ada) di pekarangan rumah, dan menutup akses yang bisa dimasuki ular,” ujarnya.
Berikut adalah beberapa tips sederhana dari BPBD Balangan untuk mencegah ular bersarang di rumah Anda:
Tutup Akses Masuk: Pastikan lubang pembuangan air ditutup dengan kawat ram berukuran kecil.
Rapikan Pekarangan: Pangkas dahan pohon yang menjulur ke atap rumah dan bersihkan area lembap seperti gudang secara rutin.
Gunakan Pengusir Alami: Taburkan kapur barus di sudut ruangan, celah dinding, atau bawah perabot untuk menangkal ular.
Blokir Celah Pintu: Gunakan kayu atau keset tebal untuk menutup celah di bawah pintu belakang.
H Rahmi mengimbau agar warga tidak panik dan tidak membunuh ular yang ditemukan. Tindakan terbaik adalah segera menghubungi pihak berwenang untuk penanganan yang aman.
Warga dapat menghubungi Anggota TRC BPBD Balangan atau relawan penyelamat satwa untuk bantuan evakuasi.






