Gusti Rosyadi Bersama Masyarakat Sepakat Tolak Aktivitas Pertambangan di HST

Teks foto : Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Gusti Rosyadi Elmi ketika reses di Desa Banua Jingah di Gedung Efatil Murakata Kompleks Istiqamah Barabai, HST, Kamis (25/1). (Istimewa)

Barabai,
wartaberitaindonesia.com – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Gusti Rosyadi Elmi mengaku aspirasi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menolak tegas adanya aktivitas pertambangan di wilayahnya, mengingat dampak buruk yang dihasilkan tidak sebanding dengan kesejahteraan rakyat, seperti banjir yang kerap terjadi, terlebih jika intensitas hujan melanda dalam volume besar.

“Dalam konteks tersebut kita sepakat karena faktanya lebih banyak mudarat dari pada manfaat bagi rakyat,” katanya di sela reses di Desa Banua Jingah di Gedung Efatil Murakata Kompleks Istiqamah Barabai, Kamis (25/1).

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan di HST dan kabupaten tetangga setiap tahun bahkan banjir ini seperti menjadi rutinitas tanpa ada solusi konkrit.

Oleh karena itu dirinya sepakat bersama masyarakat menolak adanya pertambangan di HST dan sekitarnya, karena yang paling terdampak adalah perekonomian secara luas bahkan bencana banjir tahun 2021 lalu masih belum tuntas diselesaikan pemerintah seperti infrastruktur.

Selain itu korelasi dari semuanya tentu pernah dimasukkan dalam agenda pokok pikiran (pokir) agar bisa dimasukan dalam skala prioritas agar Pemprov Kalsel bisa memberikan perhatian lebih.

“Ya, setidaknya upaya lobi hingga menyampaikan fakta di lapangan apa saja menjadi aspirasi itu dimasukan dalam pokir,” ujarnya.

Diharapkannya agar setiap pengambil kebijakan bisa berkolaborasi nyata dalam mensejahterakan rakyat terlebih jika itu berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *