Sekda Batola dorong pembentukan Satgas Penataan Kota 

Teks foto: Rapat Action Plan Satgas Tata Kota yang diinisiasi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Batola di Aula Bahalap, Marabahan, Kamis (12/09). (Ist/Kominfo)

Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc membuka Rapat Action Plan Satgas Tata Kota yang diinisiasi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Batola di Aula Bahalap, Marabahan, Kamis (12/09).

 

Bacaan Lainnya

Zulkipli dalam sambutannya mendorong pembentukan Satgas Penataan Kota sebagai respons terhadap kompleksitas berbagai tantangan dalam penataan ruang dan pengelolaan perkotaan yang memadai untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan serta kualitas hidup yang baik bagi penduduknya.

 

“Satgas Penataan Kota pun dibentuk untuk mengoordinasikan upaya-upaya strategis dalam pembangunan dan penataan kota,” ujarnya.

 

Dia menjelaskan,

Rapat Action Plan Satgas Tata Kota bertujuan menyusun rencana aksi konkret dan terukur dalam implementasi strategi dan kegiatan penataan kota.

 

Selain itu, memfasilitasi rapat untuk menyusun dan membahas action plan satgas penataan kota guna meningkatkan efektivitas fokus utama penataan kota, yaitu menciptakan kota yang bersih dan rapi.

 

Penataan kota merupakan topik yang harus didorong supaya kota betul ditata, sehingga output yang bisa didapat adalah betul dan bisa dieksekusi dengan baik.

 

“Marabahan betul-betul rapi dan bersih tidak sulit sebenarnya, asal kita dorong supaya lakas bekerja dan tidak perlu waktu berbulan-bulan,” ujarnya.

 

“Satgas sudah lama belum ada konsep untuk menata kota seperti apa dan juga kesempatan saya menyampaikan efesiensi anggaran harus kita lakukan sehingga anggaran terbatas itu dimanfaatkan sebaik-baiknya dan ingin Marabahan jadi bagus nantinya,” ungkapnya.

 

“Kita juga akan beberapa kali melakukan rapat dan kalau sudah ada konsep maka nantinya akan diundang pula masyarakat,” pungkasnya.

 

Rapat diikuti sejumlah peserta dari Satgas Penataan Kota yang berjumlah 33 orang terdiri dari tim koordinasi dan tim pelaksana Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Pokja PKP).

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *