Batulicin, wartaberitaindonesia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah Anggaran 2024, Senin (24/3/2025) di Gedung DPRD setempat.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Tanbu Andre Atma Maulani dan dihadiri Forkopimda, pejabat Pemkab Tanbu, serta tamu undangan lainnya.
“Agenda Rapat Paripurna pada hari ini penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah Anggaran 2024,” kata Andrean saat memimpin rapat.
Selanjutnya Bupati Tanbu Andi Rudi Latif yang diwakili Wakil Bupati H Bahsanudin, membacakan LKPJ 2024. Laporan ini disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 dan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.
“LKPJ merupakan kewajiban kepala daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang bertujuan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan,” katanya.
Adapaun Rincian Laporan Keuangan dan Capaian Pembangunan LKPJ 2024 mencakup data penting terkait keuangan daerah dan capaian pembangunan.
Di sektor keuangan, Pendapatan Daerah tercatat sebesar Rp4,47 triliun, meningkat 41,97% dibandingkan tahun sebelumnya. Belanja Daerah juga mengalami kenaikan sebesar 54,82%, mencapai Rp5,20 triliun. Pembiayaan Daerah menunjukkan penerimaan sebesar Rp747,1 miliar dengan pengeluaran Rp15 miliar.
Sementara itu, indikator pembangunan menunjukkan hasil yang signifikan, antara lain:
Mutu Pendidikan: 95,50%, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 8,43 tahun.
Derajat Kesehatan Masyarakat: 95,5%, dengan usia harapan hidup 74,44 tahun.
Kualitas Daya Saing Tenaga Kerja: 90,50%, berdasarkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK).
Penurunan Kemiskinan: 115,7%, dengan angka kemiskinan turun menjadi 3,41%.
Kualitas Infrastruktur Jalan: 46%, belum mencapai target 63,01%.
Kualitas Perumahan dan Permukiman: 0,447%, melebihi target 0,274%.
Iklim Investasi: 87%, dengan pertumbuhan investasi 34,22%, namun masih di bawah target 39,50%.
Kinerja Pemerintah Daerah: 79,25%, dengan predikat SAKIP B, naik 1,05 poin dari tahun sebelumnya.
Pendapatan Asli Daerah (PAD): 44,50%, melampaui target 5%.
Wabup Bahsanudin mengakui adanya beberapa target yang belum tercapai, seperti kualitas infrastruktur jalan dan pertumbuhan investasi.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja guna mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tegasnya.






