Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com – Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Binartha, menegaskan pentingnya komitmen dan keseriusan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menekankan bahwa penguatan PAD menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Binartha meminta agar setiap OPD yang diberi tanggung jawab dalam mengelola sektor-sektor potensial PAD, tidak hanya menjalankan rutinitas administratif semata, tetapi mampu melahirkan terobosan dan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah.
“OPD pengelola PAD harus bisa lebih kreatif, jangan terpaku pada pola lama. Perlu inovasi, strategi baru, dan kemauan untuk menggali potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Ini penting agar Gunung Mas bisa lebih mandiri secara finansial,” ujar Binartha, Senin (26/5) di Kuala Kurun.
Ia menambahkan bahwa kemandirian daerah tidak akan tercapai tanpa adanya kontribusi maksimal dari sektor PAD, baik dari retribusi, pajak daerah, maupun pemanfaatan aset dan potensi sumber daya lokal yang tersedia.
Menurut Binartha, potensi PAD di Kabupaten Gumas cukup besar, terutama di sektor pariwisata, perkebunan, kehutanan, dan usaha-usaha berbasis komunitas lokal. Namun, tantangannya terletak pada bagaimana OPD mampu menyusun perencanaan strategis, melakukan evaluasi berkala, dan mendorong peningkatan kualitas layanan publik yang berkontribusi pada PAD.
“Jangan sampai kita hanya mengandalkan dana pusat. Jika ingin maju dan sejahtera, daerah harus punya pondasi ekonomi sendiri, dan itu bisa dimulai dari pengelolaan PAD yang serius,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, DPRD Gumas siap mendukung OPD yang memiliki semangat dan keberanian dalam melakukan pembaruan kebijakan yang pro terhadap peningkatan pendapatan. Ia pun membuka ruang dialog dan sinergi antara legislatif dan eksekutif agar target PAD bisa tercapai secara optimal.
Dengan dorongan ini, diharapkan OPD di lingkungan Pemkab Gumas semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola PAD, melalui sistem yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
“Kemandirian fiskal daerah bukan hanya sekadar capaian angka, tetapi menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang lebih maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.






