Paringin, wartaberitaindonesia.com – Bupati Balangan, H. Abdul Hadi meletakan batu pertama pembangunan Langgar Nurul Rahman RT. 03 Desa Kapul, Kecamatan Halong, pada Jum’at, 1 Agustus 2025.
Acara ini dihadiri tokoh masyarakat, alim ulama, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pembangunan Langgar Nurul Rahman, Syarifuddin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Langgar ini kami beri nama Nurul Rahman yang berarti ‘Cahaya Kasih Sayang’. Harapan kami, langgar ini menjadi pusat syi’ar Islam, tempat berkumpul, dan ladang keberkahan, khususnya bagi warga yang berdagang di sekitar pasar Halong,” ujar Syarifuddin.
Ia menambahkan bahwa proses pembangunan masih berlangsung secara bertahap dan masih membutuhkan dana sekitar Rp350 juta, khususnya untuk penyelesaian rumah marbot dan fasilitas penunjang lainnya.
Syarifuddin pun mengajak para donatur dan Pemerintah Kabupaten Balangan untuk turut membantu menyempurnakan pembangunan langgar tersebut.
Sementa itu, Bupati Balangan H. Abdul Hadi dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Langgar Nurul Rahman.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Langgar bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pendidikan moral dan sosial bagi umat. Pemerintah Kabupaten Balangan insyaallah akan berupaya membantu melalui jalur yang sesuai, dan saya pribadi juga siap mendukung secara pribadi untuk keberlanjutan pembangunan ini,” tegas Bupati Abdul Hadi.
Bupati juga mengajak warga untuk menjaga semangat gotong royong dan memelihara nilai-nilai kebersamaan agar pembangunan langgar ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat kelak.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Balangan, didampingi tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Suasana penuh semangat gotong royong nampak pada kegiatan tersebut, sebagai awal dari hadirnya sebuah pusat ibadah baru yang diharapkan membawa berkah bagi seluruh warga Desa Kapul.






