Sahriah Minta Disdikpora Inventarisasi Sarpras Pendidikan untuk Mendukung Program Tambun Bungai Cerdas

Teks foto: Anggota DPRD Gumas, Sahriah. (Ist)

Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Sahriah, meminta agar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melakukan inventarisasi secara detail terhadap seluruh sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang ada di Kabupaten Gumas.

 

Langkah ini dinilai penting untuk mendukung keberhasilan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati, yakni Tambun Bungai Cerdas.

 

Ketersediaan data yang akurat, menurutnya, akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk tahun anggaran 2026 mendatang.

 

“Inventarisasi yang detail sangat diperlukan agar kita mengetahui kondisi nyata di lapangan. Dengan begitu, program yang disusun tidak asal-asalan, tetapi benar-benar sesuai kebutuhan sekolah dan peserta didik,” ujarnya, Senin (25/8).

 

Politisi dari Partai Gerindra tersebut menegaskan, pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, perhatian terhadap sarana prasarana seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas olahraga harus dilakukan secara menyeluruh.

 

“Jika sarana dan prasarana pendidikan tidak memadai, tentu akan menghambat proses belajar-mengajar. Sebaliknya, dengan fasilitas yang baik, mutu pendidikan akan meningkat dan sejalan dengan visi Tambun Bungai Cerdas,” tambahnya.

 

Sahriah juga mengingatkan bahwa data inventarisasi tidak hanya sekadar mendata jumlah, tetapi juga kondisi sarana prasarana tersebut. Misalnya, apakah masih layak pakai, perlu perbaikan, atau harus diganti dengan yang baru.

 

“Data ini nantinya bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan pendidikan di tahun berikutnya. Sehingga, anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat guna,” tegasnya.

 

Lebih jauh, ia berharap Disdikpora dapat bekerja sama dengan pihak sekolah dan pemerintah desa dalam menghimpun data. Sinergi tersebut dinilai akan mempercepat proses inventarisasi dan menghasilkan informasi yang lebih valid.

 

“Kita ingin pembangunan sektor pendidikan di Gunung Mas berjalan terarah. Karena itu, partisipasi semua pihak sangat penting dalam memberikan data yang sesuai kondisi lapangan,” katanya.

 

Dengan adanya inventarisasi yang detail dan akurat, Sahriah optimistis program Tambun Bungai Cerdas dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gumas.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *