BANJARMASIN, wartaberitaindonesia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Rapor SMK Tahun 2026 yang berlangsung lancar dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimsntan Selatan, HM Syarifuddin. Kegiatan ini mengusung tema “Partisipasi Vokasi Semesta, Vokasi Bermutu untuk Semua” sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi di daerah.
Melalui keterlibatan instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah, pemerintah mulai menyusun sejumlah program strategis untuk memperkuat pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Fokus utama diarahkan pada enam subtema, termasuk pembinaan karakter siswa, pencegahan tindak pidana korupsi, serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kalsel, Firna Arsika, menyampaikan bahwa program “link and match” menjadi prioritas utama. Program ini bertujuan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kebutuhan dunia kerja melalui kerja sama berbasis MoU dengan berbagai industri.
Implementasi program meliputi magang siswa, kehadiran guru tamu dari industri, hingga pemanfaatan produk hasil karya siswa agar dapat terserap langsung di pasar. Pelaksanaan teknis dijadwalkan berlangsung bertahap mulai Juni hingga Desember 2026.
Dengan sinergi berbagai pihak, lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing tinggi di dunia industri.






