Paringin, wartaberitaindoneaia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memperkuat mitigasi bencana dengan menggandeng Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Sinergi ini diwujudkan melalui rapat koordinasi persiapan Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana (Katana) bagi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Balangan di Aula BPBD, Selasa (9/6).
Pertemuan yang dihadiri jajaran BPBD dan Ketua Forum PRB Balangan, Hafiz Ansyari, tersebut membahas persiapan teknis pelaksanaan sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung Kamis (11/6) mendatang.
Hafiz Ansyari menegaskan, program Katana merupakan langkah strategis membangun budaya sadar bencana berbasis keluarga. Menurutnya, keluarga adalah elemen utama yang wajib memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan darurat.
“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih siap menghadapi risiko bencana yang mungkin terjadi,” ujar Hafiz.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Jumaidil Hairi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga melibatkan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Balangan.
Kolaborasi dengan KPH tersebut diwujudkan melalui agenda pembagian bibit tanaman kepada peserta. Langkah ini menjadi bagian dari mitigasi berbasis lingkungan melalui penghijauan.
“Kami membagikan bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan masing-masing. Ini upaya nyata penguatan lingkungan,” jelas Jumaidil.
Ia menambahkan, keterlibatan IBI sangat krusial untuk memperkuat peran tenaga kesehatan dalam mengedukasi masyarakat. Bidan dinilai menjadi ujung tombak karena memiliki kedekatan dengan kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.
Melalui program Katana, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi risiko, menyusun rencana darurat mandiri, dan meningkatkan kemampuan menghadapi situasi kedaruratan.
“Lewat sinergi BPBD, Forum PRB, KPH, dan IBI, kami berharap kapasitas masyarakat meningkat sehingga terwujud Kabupaten Balangan yang tangguh dan siap siaga,” pungkasnya.






