Kandangan, wartaberitaindonesia.com– Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Akhmad Fahmi, menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) percontohan Kabupaten Ber-AKSI (Berani Berantas Korupsi). Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) ini digelar di Pendopo Bupati HSS pada Selasa (19/5/2026).
Kabupaten HSS terpilih sebagai lokasi bimtek setelah ditetapkan oleh KPK RI sebagai salah satu percontohan Kabupaten Ber-AKSI, bersama Kabupaten Asahan dan Kota Palangka Raya.
Usai pembukaan bimtek, Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi bersama Bupati HSS Syafrudin Noor, Wakil Bupati Suriani, Sekda Muhammad Noor, dan jajaran Forkopimda menggelar konferensi pers bersama Tim Analis KPK RI yang diwakili oleh Andika Widiarto.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Fahmi mengaku bersyukur atas terpilihnya Kabupaten HSS dalam nominasi tiga besar daerah percontohan antikorupsi se-Indonesia.
“Kami bersama masyarakat akan mendukung penuh upaya KPK dan Pemkab HSS dalam mewujudkan Kabupaten Ber-AKSI,” tegas Fahmi.
Ia menambahkan, DPRD HSS akan memaksimalkan fungsi pengawasan dengan menampung setiap laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti dalam rapat kerja.
“Semoga Kabupaten HSS benar-benar bisa menjadi Kabupaten Ber-AKSI sesuai dengan seluruh kriteria yang telah ditetapkan oleh KPK RI,” pungkasnya.






