Pemko Banjarbaru Luluskan 10 Satpam Sertifikasi Siap Kerja

Teks foto : Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyerahkan sertifikat kompetensi kepada peserta yang lulus pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, Kamis (25/6). (Foto: Istimewa)

Banjarbaru,

wartaberitaindonesia.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus berkomitmen menekan angka pengangguran melalui program peningkatan kompetensi tenaga kerja. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan sertifikasi Satuan Pengamanan (Satpam) yang berhasil meluluskan 10 peserta. Saat ini, satu di antara lulusan tersebut bahkan telah langsung mendapatkan pekerjaan.

Bacaan Lainnya

 

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru. Dalam sambutannya, Lisa menekankan pentingnya menjaga kepercayaan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja.

 

“Dimanapun bekerja dan berada, jagalah kepercayaan dengan sebaik-baiknya. Jika mampu menjaga kepercayaan, maka akan menjadi pribadi yang dicari dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Jagalah kinerja, disiplin, komitmen, moral, dan kejujuran,” ujar Lisa, Kamis (25/6).

 

Menurut Lisa, kompetensi yang dimiliki para peserta harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan etika kerja yang baik. Hal ini dinilai akan membuka lebar peluang untuk berkembang dan memperoleh kepercayaan dari perusahaan.

 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumnaker) Kota Banjarbaru, Sartono, menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi daerah untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan pasar. Program yang digagas di masa kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby ini telah berjalan sejak tahun 2025.

 

“Alhamdulillah, 10 peserta dinyatakan lulus. Satu orang sudah langsung bekerja, sementara yang lain sedang menunggu proses penempatan kerja. Insyaallah seluruhnya akan segera terserap ke dunia kerja,” kata Sartono. Sebelum angkatan ini, Pemko Banjarbaru juga telah melatih sekitar 40 peserta yang seluruhnya berhasil memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan program.

 

Ke depan, Diskopumnaker akan terus mengembangkan pelatihan berbasis sertifikasi kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan peluang kerja yang tersedia.

 

Dukungan terhadap program ini juga datang dari sektor swasta. Direktur Utama PT Prima Sekuriti Indonesia, Sutarno, menyebutkan bahwa kebutuhan tenaga satpam di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih cukup tinggi.

 

“Jika para peserta siap bekerja, kami siap membantu menyalurkan mereka ke pasar kerja,” ujar Sutarno. Ia menilai program ini sangat efektif menekan pengangguran karena seluruh peserta merupakan warga asli Banjarbaru dengan tingkat penyerapan kerja yang hampir mencapai 100 persen.

 

Salah seorang peserta lulus, Widy, mengaku bersyukur atas kesempatan ini. Ia mendapatkan informasi pelatihan melalui Instagram dan menjalani pembekalan selama satu pekan, meliputi penggunaan borgol, bela diri Polri, hingga Peraturan Baris Berbaris (PBB).

 

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membantu mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.

 

Melalui sertifikasi ini, Pemko Banjarbaru berharap mutu sumber daya manusia di wilayahnya terus meningkat, sekaligus mampu menjawab tantangan dunia kerja yang dinamis.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *