PUSPA Barut Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Pernikahan Anak di Bawah Umur

Teks foto: Ketua PUSPA Barito Utara, Hj. Nety Herawati ketika memberikan sambutan pada sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Teweh Baru, belum lama ini. (Ist)

Muara Teweh,

wartaberitaindonesia.com – Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak (PUSPA) Kabupaten Barito Utara (Barut) terus menunjukkan komitmennya dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.

Bacaan Lainnya

 

Melalui program akhir tahun, PUSPA Barut melaksanakan dua kegiatan sosialisasi edukatif di lokasi berbeda, yakni di Teweh Baru dan SMKN Bukit Sawit.

 

Kegiatan sosialisasi di Teweh Baru difokuskan pada pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Acara ini merupakan bagian dari upaya PUSPA Barut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesetaraan gender serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan protektif bagi perempuan dan anak di wilayah tersebut.

 

Ketua PUSPA Barut, Hj. Nety Herawati, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menekankan bahwa pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab kolektif.

 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang setara dan bebas dari kekerasan.

 

“Sosialisasi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran strategis perempuan dan pentingnya menciptakan ruang aman bagi anak dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Hj. Nety.

 

Ia berharap, kegiatan semacam ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan keluarga dalam mendukung tercapainya kesetaraan gender di wilayah Barut.

 

Hj. Nety juga menegaskan komitmen lembaganya untuk terus melaksanakan program-program edukatif dan kolaboratif demi mendukung penuh pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di daerah tersebut.

 

Selain kegiatan di Teweh Baru, PUSPA Barut juga menyasar generasi muda melalui sosialisasi pencegahan pernikahan anak di bawah umur.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan, dan diikuti secara antusias oleh para siswa-siswi.

 

Inisiatif ini krusial untuk memberikan pemahaman mendalam kepada remaja mengenai dampak negatif pernikahan dini terhadap masa depan dan kesejahteraan mereka.

 

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini mencerminkan dedikasi PUSPA Barut dalam menciptakan ekosistem sosial yang lebih adil, aman, dan suportif bagi seluruh warga di Kabupaten Barito Utara.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *