Paringin, wartaberitaindonesia.com — Ribuan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (TPA BKPRMI) se-Kabupaten Balangan mengikuti kegiatan Khataman Al-Qur’an tahun 2025 yang digelar di Masjid Al Akbar Balangan, Sabtu (20/12/2025). Suasana khidmat dan penuh makna tampak menyelimuti kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dan pencapaian para santri dalam mempelajari Al-Qur’an.
Kegiatan akbar tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi, para pengurus BKPRMI Balangan, tokoh agama, para ustaz dan ustazah, orang tua santri, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh santri yang berhasil menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an hingga khatam. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda Balangan yang religius dan berakhlak mulia.
Khataman Al-Qur’an ini adalah momentum yang sangat mulia. Ini menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan di Kabupaten Balangan berjalan dengan baik, dan para santri kita tumbuh dengan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ujar H. Akhmad Fauzi.
Ia juga berharap para santri tidak berhenti setelah khatam, namun terus membaca, memahami, serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup agar generasi muda mampu menghadapi tantangan zaman dengan iman dan akhlak yang baik.
“Kami berharap para santri TPA BKPRMI ke depan menjadi generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” tambahnya.
Wakil Bupati turut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pembinaan TPA dan lembaga pendidikan Al-Qur’an, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Kegiatan khataman ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan bagi Kabupaten Balangan agar senantiasa aman, damai, serta masyarakatnya hidup dalam nilai-nilai keislaman.






