SMKN 1 Haruai Sulit Berkembang Terkendala Status Kepemilikan Aset

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel Firman Yusi (baju batik) foto bersama dengan tenaga pendidik SMK Negeri 1 Haruai. (ist)-SMKN 1 Haruai Sulit Berkembang Terkendala Status Kepemilikan Aset

Tabalong,

wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

– Sejak didirikan 17 tahun yang lalu, SMK Negeri 1 Haruai di Desa Wirang, Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan kondisinya sangat memprihatinkan karena sulit berkembang seperti SMK dan SMA pada umumnya.

 

Sekolah kejuruan ini sulit berkembang lebih terkendala pada status kepemilikan aset, jika melihat regulasi UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah bahwa SMA dan SMK dibawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) justru SMKN 1 Haruai ternyata tidak terdaftar sebagai aset milik Pemprov Kalsel.

 

“Faktanya SMK ini menempati gedung milik SMP Negeri 3 Haruai, jika melihat dokumen kepemilikan lahan memang milik Pemkab,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel Firman Yusi kepada wartaberitaindonesia.com,

Senin (31/02).

 

Jika ingin melakukan penambahan sarana maupun fasilitas termasuk peningkatan gedung serta infrastruktur penunjang lainnya diperlukan

dokumen legal kepemilikan aset.

 

Firman berharap ada solusi yang harus diambil Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, yakni segera membangun fasilitas baru terlebih dahulu dan menyelesaikan persoalan kepemilikan aset.

 

“Sejak berdiri tahun 2006 lalu, SMKN 1 Haruai perlu pembenahan banyak demi peningkatan mutu sekolah,” ujar politisi PKS ini.

 

SMKN 1 Haruai memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) dan Jurusan Multimedia dengan total peserta didik 62 orang terbagi dalam 6 kelas.

 

Untuk operasional sekolah tersebut mengandalkan

dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) meski sangat berat karena untuk dapat menambah jumlah siswa, maka harus ada penambahan ruang kelas dan jurusannya.

 

“Saya dapat informasi Pemkab Tabalong bersedia menghibahkan lahan demi pengembangan SMKN ini, namun sebagai landasan harus ada surat tertulis dari Disdik Kalsel sebagai partisipasi,” terang Firman.

 

Posisi SMKN 1 Haruai ini cukup strategis karena berada di perlintasan jalan nasional, untuk ke depan proyeksinya cukup menjanjikan jika memungkinkan perkembangannya menggandeng industri swasta.

 

Pemerintah Kabupaten Tabalong merencanakan kawasan industri tidak jauh dari lokasi sekolah ini, bahkan ini menjadi SMK terdekat dari lokasi tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *