Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com – Esensi nilai-nilai Pancasila wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti toleransi sesama umat beragama, saling menghormati, menghargai, tolong menolong dan lainnya.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani saat melaksanakan
edukasi wawasan kebangsaan melalui Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nillai Ideologi Pancasila di Desa Mekar Sari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu,
Sabtu (20/4).
“Sebagai bangsa yang besar kita harus bahu membahu menjaga kedaulatan dan persatuan,”
ujarnya kepada wartaberitaindonesia.com.
Terlepas dengan segala perbedaan agama, suku, bahasa daerah dan banyak kebiasaan lainnya, menurut Paman Yani, tentu tidak menjadi indikator semua rakyat Indonesia lemah, justru sebaliknya toleransi bangsa ini sangat kuat sehingga banyak negara-negara lain mau mencontoh.
“Jangan sampai perbedaan ras, suku dan agama malah menjadi konflik,” harapnya.
Paman Yani menekankan
pentingnya semua pihak, siapapun itu agar lebih saling mengingatkan makna dari persatuan agar tetap terjalin kokoh sehingga NKRI ini terus kuat dan disegani.
Menurutnya, konflik antar negara di Timur Tengah yang terjadi saat ini tidak terlepas dari lemahnya rasa saling menghormati dan menghargai setiap bangsa, sehingga jika ideologi negara di rusak seperti pemboman dunes Iran ini memantik reaksi keras negara tersebut.
“Dampak konflik ini jelas mengganggu laju pertumbuhan ekonomi nasional, selain itu semua negara mulai menyatakan sikap politik luar negerinya,” ujarnya.






