Paringin,
wartaberitaindonesia.com – Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti pelatihan teknis potensi SAR Medical Fast Responder (MFR), Senin (10/7/2024).
Pelatihan digelar oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin di Kabupaten Tabalong.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi, Selasa (11/6/2024) mengatakan, pelatihan ini sangat penting bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian dalam operasi SAR.
“Melihat dari tema kegiatan ini fokus pada potensi pencarian dan pertolongan yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan operasi SAR dalam penanganan kecelakaan maupun musibah lainnya,” jelasnya.
Ia mengharapkan, sekembalinya dari pelatihan ini peserta semakin menguasai pengetahuan, keterampilan dan keahlian dalam hal pelaksanaan operasi SAR, sehingga memperkuat SDM khususnya di TRC BPBD Balangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan, pelatihan potensi SAR ini akan diselenggarakan selama 7 hari.
“Selamat mengikuti bimbingan teknis ini. Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat,” katanya.
Adapun materi pelatihan meliputi pengantar Medical First Responder, kedaruratan lingkungan, BHD dan RJP, pemindahan korban, terapi oksigen, penilaian korban, cidera alat gerak, cidera jaringan lunak, triage dan simulasi.






