Banjarmasin,wartaberitaindonesia.com – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Umar Hasan Alie Bahasyim mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer dan P3K, jangan melakukan live tiktok saat bekerja, terkecuali hal itu bentuk unggahan kegiatan di sebuah SKPD tertentu.
Imbauan itu disampaikan Habib Umar agar tidak membuat konten apapun tanpa memberikan manfaat bagi masyarakat bahkan cenderung merusak citra seorang abdi negara itu sendiri dipublik
“Kami hanya minta ketegasan dari setiap kepala SKPD agar bisa menyampaikan kepada bawahannya,” katanya, Senin (24/2) di Banjarmasin.
Menurutnya, semakin terbukanya sebuah informasi semua orang bisa mengakses bahkan mengetahui setiap kabar apapun itu dengan cepat.
“Terlebih sekarang upaya perbaikan citra petugas berseragam ASN harus dilakukan,” ujarnya.
Habib Umar mengingatkan
jangan sampai di tengah rasionalisasi anggaran negara yang berimplikasi luas terhadap sejumlah kegiatan tentu menjadi tantangan tersendiri.
“Belum lagi aspek sosial begitu banyak saudara kita tidak seberuntung posisi yang dirasakan setiap personal khususnya untuk perekonomian,” ujarnya.
“Mari kita berempati kuat meski terlihat sepele atau sederhana namun dampak citra live tiktok tidak berfaedah justru memperburuk penilaian di mata masyarakat, ” tambahnya
Lanjut politisi PKS ini menekankan pentingnya fungsi pengawasan dan sikap tegas dari kepala dinas atau badan bila perlu ada sangsi baik administrasi maupun hukum lain sebagai efek jera.






