Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Wakil Menteri (Wamen) UMKM RI, Helvy Yuni Moraza, usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025 untuk Regional Kalimantan Selatan dan Tengah di Mahligai Pancasila Banjarmasin, menyempatkan diri bersilaturahmi dengan pelaku UMKM di salah satu cafe ternama di Kota Banjarmasin, Rabu (18/5/2025).
Dalam kunjungannya, Wamen didampingi Wali Kota Banjarmasin HM Yamin, Anggota DPR RI Hj. Mariana, serta sejumlah tokoh daerah seperti Anggota DPRD Provinsi Kalsel H. Husnul Fatahillah, Habib Yahya Assegaf, Ilham Noor dan HM Alpiya Rakhman.
Anggota DPRD Kalsel, Habib Yahya Assegaf sangat mengapresiasi hasil Rakor yang dinilai memberi angin segar bagi pelaku UMKM, khususnya di wilayah Banjarmasin.
“Semoga penyaluran KUR bagi UMKM bisa lebih optimal, apalagi pelaku usaha kecil kita masih banyak yang kesulitan mendapatkan akses dari perbankan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perlu adanya skema penyaluran KUR tanpa jaminan atau agunan, seperti yang telah dirintis oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui program UMARA – UMKM Maju Sejahtera.
“UMARA merupakan kelanjutan dari program BAHUMA (Bausaha Tanpa Bunga), dengan plafon pinjaman yang ditingkatkan hingga Rp150 juta,” jelas politisi Gerindra tersebut.
Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar bekerja sama dengan Bank Kalsel untuk mendukung program ini. Namun, ia mengingatkan bahwa pelaku UMKM tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif untuk bisa mengakses pembiayaan tersebut.






