Paringin, wartaberitaindonesia.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Balangan, H. Rahmi, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana survei lokasi kantor Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Survei tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Balangan pada 19–20 Februari 2026.
H. Rahmi menilai langkah ini sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Pusat dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan karhutla. Terlebih, wilayah Kalimantan Selatan memiliki tingkat kerawanan tinggi saat memasuki musim kemarau.
“Kami sangat menyambut baik rencana pembentukan Daerah Operasi (Daops) Brigade Pengendalian Karhutla di Balangan. Ini langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat respons penanganan kebakaran lahan,” ujar H. Rahmi, Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan kantor brigade atau Manggala Agni di Balangan akan memperpendek jalur koordinasi lintas sektor, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga sektor swasta dan masyarakat. Dengan adanya Daops lokal, penanganan karhutla tidak lagi bergantung pada mobilisasi personel dari luar wilayah.
H. Rahmi berharap hasil survei lokasi ini segera ditindaklanjuti dengan pembangunan fasilitas permanen serta penyediaan sarana prasarana dan personel yang terlatih.
“Kami ingin kehadiran brigade ini menjadi pusat komando operasional yang efektif. Bukan sekadar simbolis, tetapi nyata dalam melakukan deteksi dini, patroli terpadu, hingga penanganan di lapangan,” tambahnya.
BPBD Balangan menyatakan kesiapannya bersinergi dan mendukung seluruh kebutuhan teknis maupun koordinasi yang diperlukan. Menurut Rahmi, penguatan di sisi pencegahan jauh lebih krusial dibandingkan penanggulangan saat api sudah meluas.
Melalui pembentukan Daops ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap upaya menjaga kelestarian lingkungan semakin optimal, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kabut asap serta gangguan aktivitas ekonomi.
“Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga Balangan tetap aman, hijau, dan tangguh menghadapi bencana,” pungkasnya.






