Paringin, wartaberitaindonesia.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadwalkan survei calon lokasi kantor Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Balangan pada 19–20 Februari 2026.
Rencana tersebut tertuang dalam surat nomor P.09/I.5/SET.3.1./02/2026 yang ditandatangani oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan, Dasrul Chaniago, pada 13 Februari 2026. Survei ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti Rapat Koordinasi Pembentukan Daerah Operasi (Daops) Kalimantan Selatan pada November 2025 dan hasil groundcheck lapangan Desember lalu.
Dalam agenda tersebut, KLHK juga mengajukan permohonan audiensi dengan Bupati Balangan. Pertemuan ini bertujuan membahas teknis pembentukan Daops serta memastikan kesiapan lahan yang akan difungsikan sebagai pusat komando Brigade Pengendalian Karhutla di wilayah tersebut.
Kehadiran kantor Brigade ini diproyeksikan mampu memperkuat deteksi dini dan penanganan kebakaran lahan di Kalimantan Selatan, khususnya di titik-titik rawan yang ada di Kabupaten Balangan. Dengan adanya Daops permanen, koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan menjadi lebih responsif dan optimal.
Pemerintah Kabupaten Balangan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam meminimalisir dampak bencana kabut asap bagi masyarakat.






