Jembatan Cusa Terhambat Dokumen, Hari Kartono Siap Perjuangkan

Teks foto : Anggota DPRD Kota Banjarmasin Fraksi Gerindra, Hari Kartono, berdialog dengan warga Sungai Andai dalam agenda reses di RW 01, Kamis (2/4/2026). (Ist)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Proyek pembangunan Jembatan Cemara Ujung Sungai Andai (Cusa) kembali menjadi sorotan. Harapan warga untuk mengurai kemacetan panjang di kawasan tersebut harus tertahan lantaran persoalan kelengkapan dokumen yang hingga kini belum tuntas.

 

Bacaan Lainnya

Keluhan ini mencuat dalam agenda reses anggota DPRD Kota Banjarmasin Dapil Banjarmasin Utara, Hari Kartono, saat menyerap aspirasi warga di Kelurahan Sungai Andai, Kamis (2/4/2026).

 

Ketua RW 01 Kelurahan Sungai Andai, Masrani, menegaskan bahwa warga sangat mendesak percepatan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kepadatan lalu lintas di wilayah Sungai Andai sudah mencapai titik yang meresahkan.

 

“Jembatan Cusa ini sangat dinantikan. Ini adalah solusi utama untuk mengatasi kemacetan yang kian parah dari waktu ke waktu,” ujar Masrani di hadapan anggota dewan.

 

Ia berharap DPRD Kota Banjarmasin memberikan perhatian serius untuk mengawal proyek ini hingga tuntas, mengingat jembatan tersebut akan menjadi akses vital bagi mobilitas ribuan warga setempat.

 

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Gerindra, Hari Kartono, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi tersebut. Namun, ia mengakui legislatif belum bisa melangkah jauh karena adanya kendala pada aspek administrasi dan dokumen proyek.

 

“Secara prinsip, kami di Komisi III siap mengawal, bahkan mendorong penganggarannya melalui APBD Perubahan nanti. Namun, saat ini kami masih menunggu penyelesaian dokumen teknis dan aspek lainnya rampung,” jelas Hari.

 

Hari memastikan, jika persoalan administrasi telah beres, DPRD akan segera memperjuangkan percepatan proyek agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

 

Kini, warga Sungai Andai hanya bisa berharap hambatan birokrasi tersebut segera teratasi agar proyek strategis ini tidak kembali mangkrak dan kemacetan kronis di kawasan tersebut dapat segera terurai.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *