Arfah Apresiasi Pembukaan Pasar Ramadhan 1447 H di Kawasan Jembatan Barito

Teks foto: Prosesi pengguntingan pita menandai dibukanya secara resmi Pasar Kuliner Ramadhan Baiman 1447 H di kawasan RTH Jembatan Barito, Kecamatan Alalak, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang dihadiri anggota DPRD Batola, Arfah ini melibatkan 73 pelaku UMKM lokal guna menggerakkan ekonomi kreatif selama bulan suci. (Ist)

Barito Kuala, wartaberitaindonesia.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Arfah, menghadiri pembukaan Pasar Kuliner Ramadhan Baiman 1447 H yang berlokasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) kawasan Jembatan Barito, Kecamatan Alalak. Acara tersebut diresmikan oleh Bupati Batola yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah.

 

Dalam keterangannya, Arfah memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pasar kuliner ini mampu mendorong geliat UMKM lokal, khususnya para pelaku usaha kuliner di Bumi Ije Jela.

 

“Pasar Ramadhan ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan ruang strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami di DPRD tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini karena berdampak langsung pada peningkatan pendapatan pelaku UMKM,” ujar Arfah.

 

Politisi ini menekankan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Ia juga mendorong UMKM untuk mulai memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital.

 

Arfah menilai pemilihan lokasi di RTH Jembatan Barito sangat representatif sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus tempat favorit masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit). Dengan partisipasi mencapai 73 pelaku usaha, ia optimistis perputaran ekonomi selama bulan suci akan meningkat signifikan.

 

“Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan setiap tahun dan terus berkembang, baik dari sisi kuantitas peserta maupun kualitas penyelenggaraan. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, serta pihak sponsor harus terus diperkuat,” tambahnya.

 

Mengakhiri keterangannya, Arfah menegaskan bahwa DPRD Batola berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *