Bahrul Ilmi Siap Ikuti Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer

Teks foto: Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi saat mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. (Ist)

Magelang, wartaberitaindonesia.com – Bupati Barito Kuala (Batola), H. Bahrul Ilmi, menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti Retreat Kepala Daerah yang akan berlangsung di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan dan sinergi antar kepala daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya, Bupati H. Bahrul Ilmi mengungkapkan bahwa retreat ini merupakan kesempatan penting untuk bertukar pengalaman dan strategi dengan kepala daerah lainnya.

“Retreat ini menjadi momentum untuk memperkuat visi pembangunan daerah, berbagi pengalaman, serta mendapatkan wawasan baru guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Acara ini direncanakan akan diikuti oleh 503 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Berbagai topik strategis akan dibahas, termasuk inovasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta strategi pembangunan berkelanjutan.

Selain sesi diskusi dan pemaparan materi dari narasumber berpengalaman seperti Gubernur Lemhannas dan para menteri, retreat ini juga akan diisi dengan sesi refleksi dan pembangunan karakter kepemimpinan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kepala daerah dalam mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Bupati H. Bahrul Ilmi berharap hasil dari retreat ini dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Batola, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus belajar dan berinovasi dalam memimpin daerah agar pembangunan di Barito Kuala semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

“Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran, Kabupaten Barito Kuala siap untuk mengambil bagian dalam transformasi kepemimpinan daerah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan inovatif”, pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *