Batulicin, wartaberitaindonesia.com – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Andi Rudi Latif membuka acara Audiensi Kebijakan Percepatan Pembangunan Daerah yang berlangsung di salah satu hotel ternama di Batulicin, Selasa (10/3/2025).
Turur hadir Wakil Bupati Tanbu H. Bahsanuddin, Sekretaris Daerah Tanbu H. Ambo Sakka, para kepala SKPD dan camat se-Tanbu, serta narasumber dari Tim Percepatan Pembangunan, Prof. Dr. Syarifuddin Kadir, M.Si.
Pada kesempatan itu Andi Rudi Latif menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan daerah melalui sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Percepatan pembangunan harus didukung oleh kerja sama yang solid, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat,” ujar bupati yang akrab disapa Bang Arul ini.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Tanbu untuk bersinergi, menyatukan kekuatan dan pemikiran demi mendayagunakan potensi serta sumber daya yang dimiliki sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Kemudian Bang Arul
memaparkan tujuh program unggulan yang menjadi prioritas lima tahun ke depan. Di antaranya adalah pembangunan infrastruktur pendidikan untuk mendukung wajib belajar 13 tahun, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pekerja, serta penguatan sektor kesehatan dengan pemenuhan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang lebih baik.
“Kita juga akan menuntaskan kemiskinan ekstrem, memberikan perlindungan sosial bagi orang terlantar, penyandang disabilitas mental, serta lansia,” terangnya.
Selain itu, lanjutnya, akan membangun konektivitas infrastruktur serta melakukan reformasi perencanaan keuangan daerah guna mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Program unggulan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Apa yang kami lakukan ini sudah sejalan dengan amanat Presiden. Saya berharap dukungan, sinergi, dan kerja sama dari semua pihak,” pintanya.
“Mari kita bekerja, bertindak sesuai regulasi, dan bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan di Tanah Bumbu,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Tanbu, Andi Anwar Sadat, menambahkan bahwa audiensi ini bertujuan untuk memperoleh masukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.
“Audiensi ini adalah wadah diskusi untuk menyusun RPJMD yang sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, serta selaras dengan program prioritas nasional,” ungkapnya.
Adapun kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 13 Maret 2025, sebagai langkah strategis dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan rencana dan harapan bersama.






