Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Anggota petani plasma sawit di Kecamatan Tamban dan Mekarsari, Kabupayen Barito Kuala (Batola), Kalsel, menggelar rapat pembentukan kepengurusan baru, Koperasi Serba Usaha (KSU) Maju Bersama, bermitra dengan Perusahaan Sawit PT. Tiga Daun, Sabtu (04/02).
Dari hasil rapat tersebut disepakati Kardiono sebagai Ketua anggota KSU Maju Bersama yang baru.
Sebelumnya, Ketua KSU Maju Bersama yang telah dilakukan pemilihan pada bulan Mei tahun 2022 lalu, mengundurkan diri, sehingga sempat mengalami kekosongan beberapa bulan terakhir.
“Kedepannya kita harapkan petani plasma akan melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan PT. Tiga Daun, agar bisa mewujudkan hasil plasma bisa lebih baik,” kata Kardiono.
Sementara ini ungkapnya, diketahui faktor minimnya hasil dari pendapatan petani adalah faktor alam, yakni lahan plasma terendam air sehingga pertumbuhan dan hasilnya tidak maksimal.
Pengelolaan lahan plasma ini sejak tahun 2012 di dua wilayah kecamatan di kabupaten Batola.
“Dari jumlah luasan lahan plasma di Kecamatan Tamban dan Kecamatan Mekarsari 2.741 hektare memiliki jumlah anggota petani plasma kurang lebih sebanyak 1.228 anggota petani,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Purwosari Baru, Sujinal yang juga merupakan salah satu anggota petani plasma, mengungkapkan, hasil dari perkebunan plasma semenjak penanam sawit di lahan plasma pada tahun 2011 dan 2012, tidak memuaskan, karena lahan plasma tersebut sebagian terendam air.
“Adanya kendala ini pihak Pemerintahan Desa, Kecamatan Tamban dan Mekarsari serta pihak perusahan, sudah mengajukan bantuan pengerukan sungai pada pihak Balai Rawa,” ujarnya.
Diharapkannya pihak Balai Rawa bisa merealisasikan usulan tersebut, “Agar lahan perkebunan plasma tidak terendam lagi dan hasil dari perkebunan plasma bisa maksimal,” tukasnya.






