Muara Teweh, wartaberitaindonesia.com – Kehadiran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut), H. Parmana Setiawan, pada Malam Ramah Tamah dan Silaturahim Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalteng di Kota Muara Teweh, dimanfaatkan untuk memberikan dorongan kuat kepada generasi muda. Ia menilai MTQH sebagai basis fundamental dalam pembentukan karakter pemuda yang kokoh dan berlandaskan Al-Qur’an
Parmana menyoroti bahwa pemuda harus menjadikan nilai-nilai Qur’ani sebagai pedoman utama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan digitalisasi.
“Karakter yang kuat dan moralitas tinggi adalah benteng terbaik dari pengaruh negatif,” ujarnya.
Ia mendorong agar LPTQ dan lembaga pendidikan di Barut terus bersinergi dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
“Investasi pada pembinaan keagamaan adalah jaminan bagi masa depan moralitas daerah,” tambahnya.
Parmana mengajak para pemuda untuk menjadikan para qari/qariah sebagai teladan, membuktikan bahwa prestasi tertinggi dapat dicapai melalui kedisiplinan dan penguasaan ilmu agama.
Pemuda harus menjadi agen perubahan yang positif.
Dengan demikian, DPRD Barut berkomitmen mendukung setiap inisiatif yang menjadikan MTQH sebagai alat strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual dan spiritual.






