Marabahan,
wartaberitaindonesia.com – Muslimat NU, TP PKK, dan DWP Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyelenggarakan kegiatan Tahsinul Qur’an di Masjid Nurul Anwar, Marabahan. Agenda yang bertujuan memperdalam pemahaman dan memperbaiki kualitas bacaan kitab suci ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Maret 2026, dengan total 205 peserta.
Pembukaan acara dihadiri jajaran tokoh penting daerah, di antaranya Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua TP PKK, Sekretaris NU, Ketua Baznas, Ketua Masjid Nurul Anwar, serta Ketua PC Muslimat NU Batola.
Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Dea Fawa Sakira dan laporan Ketua Panitia, Hj. Holdawati, S.Ag. Sambutan utama sekaligus pembukaan resmi disampaikan oleh Ketua DWP Batola yang juga Penasihat Muslimat NU, Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor, mewakili Ketua TP PKK.
Dalam arahannya, Hj. Herwina menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, makhrajul huruf, dan sifatul huruf. Ia memperingatkan bahwa kesalahan pelafalan dapat menggeser makna asli ayat.
“Kita akui selama ini masih banyak yang belum fasih dan kurang memahami kaidah tajwid. Padahal, sedikit saja salah melafalkan huruf, maka artinya akan berubah. Kegiatan ini tidak mengenal usia; meskipun sudah tua, kita tetap wajib belajar,” tegas Hj. Herwina.
Selain perbaikan diri, kegiatan ini diharapkan memotivasi peserta untuk menularkan ilmu kepada keluarga, terutama anak-anak. Hal tersebut bertujuan agar pembacaan Al-Qur’an secara tartil sesuai sunnah tetap terjaga demi mencetak generasi berkualitas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Sekretaris NU, H. Syaukani, S.Ag., sebelum memasuki sesi materi inti oleh Ustadz M. Ashfia Rayhan, S.Pdi.
Melalui bimbingan ini, kecintaan masyarakat Barito Kuala terhadap Al-Qur’an diharapkan semakin meningkat dan standar bacaan peserta menjadi lebih mumpuni.






