Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com – Personel Satuan Penjagaan Komando Terpadu (SPKT) Polsek Kurun jajaran Polres Gunung Mas (Gumas) memberikan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa satu unit rumah huni dan satu buah gedung walet di Jalan A. Runting No. 31, RT 011, Kelurahan Kuala Kurun, Kabupaten Gumas, Kalimantan Tengah.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Api pertama kali diketahui oleh Mega, salah seorang saksi mata, yang terbangun karena melihat kepulan asap tebal dari plafon rumahnya. Di tengah situasi darurat, saksi berhasil menyelamatkan ibu kandungnya yang sedang sakit pascaoperasi melalui pintu belakang rumah sebelum api membesar.
Polsek Kurun, yang menerima laporan, segera mengerahkan personel ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan area. Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan satu unit mobil Armored Water Cannon (AWC) milik kepolisian serta tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 04.00 WIB.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kurun, Iptu Chintya Pradjipta Putri, S.Tr.K., menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Gideon L. Suleman dan Yunedi B. Towan.
“Kami mengapresiasi keberanian warga dalam menyelamatkan anggota keluarga di saat darurat. Polri segera hadir di lapangan untuk memastikan proses pemadaman berjalan lancar serta mengamankan barang berharga milik korban yang masih bisa diselamatkan. Kehadiran kami di lokasi adalah wujud nyata pelayanan prima kepolisian dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegas Iptu Chintya, Senin (12/1/2026) pagi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Akibat kejadian ini, rumah huni dan gedung walet beserta barang elektronik, uang tunai, dan dokumen berharga hangus terbakar, dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah).
Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek Kurun juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.
“Kami mengingatkan warga agar selalu mengecek beban listrik dan mengganti kabel yang sudah tidak layak pakai guna menghindari kejadian serupa. Jika melihat adanya gangguan atau keadaan darurat, segera hubungi layanan Call Center 110 Polri agar kami dapat segera memberikan bantuan,” pungkasnya.
Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan lebih lanjut guna memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.






