Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Batola Laksanakan Bakti Kesehatan di Desa Antar Baru

Teks foto: Polres Batola melaksanakan Bakti Kesehatan di Posyandu Kenanga, Desa Antar Baru, Kecamatan Marabahan, Rabu (12/6/2024). (Ist)

Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Polres Barito Kuala (Batola) melaksanakan Bakti Kesehatan di Posyandu Kenanga, Desa Antar Baru, Kecamatan Marabahan, Rabu (12/6/2024).

 

Bacaan Lainnya

Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko S.I.K., M.H, melalui Kasi Humas Iptu Marum mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78 dengan melakukan pencegahan stunting dalam bentuk penyuluhan.

 

Disebutkan bakti sosial yang dilakukan berupa pelayanan kesehatan seperti, pemberian makanan tambahan (telur), timbang berat badan, tinggi badan dan pemeriksaan tekanan darah kepada warga Desa Antar Baru yang hadir diberikan kepada ibu hamil dan anak sebanyak 65

orang.

 

“Kegiatan bakti kesehatan

menghadirkan tenaga teknis kesehatan Si Dokkes Polres Batola berkolaborasi dengan Puskesmas Marabahan serta perangkat desa setempat,” ujarnya.

 

Dijelaskan, kegiatan bakti kesehatan merupakan bentuk kepedulian Polres Batola kepada masyarakat untuk penuntasan stunting di wilayah Kabupaten Batola.

 

“Perhatian Polres Batola terhadap stunting merupakan program unggulan Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko yang sudah sering dilaksanakan di seluruh wilayah kecamatan Kabupaten Batola,” jelasnya Iptu Marum.

 

Diharapkan dengan dilaksanakannya bakti kesehatan dapat menurunkan kasus stunting di wilayah Kabupaten Batola serta dapat menambah wawasan masyarakat tentang pola hidup sehat sehingga terhindar dari stunting.

 

Selain itu juga untuk mempererat jalinan hubungan baik antara Kepolisian Polres Batola dengan masyarakat sehingga Polri makin dekat dan dicintai masyarakat.

 

“Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan di Kecamatan Marabahan, juga mendapatkan

apresiasi dari Kepala Puskesmas Marabahan dan pemerintah Desa Antar Baru, atas partisipasi Polres Barito Kuala di dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di kabupaten Barito Kuala,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *