Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Aspirasi mengenai infrastruktur dan pengelolaan lingkungan mendominasi kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 anggota DPRD Kota Banjarmasin, Zainal Hakim. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (4/4/2026) di Jalan Padat Karya, Komplek Herlina Perkasa, Kelurahan Sungai Andai, ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan persoalan mendesak di wilayah Banjarmasin Utara.
Dalam pertemuan tersebut, legislator dari Dapil Banjarmasin Utara ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah sampah. Menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Zainal menyosialisasikan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah.
“Kami ingin mendorong kesadaran warga agar mulai memilah sampah secara mandiri. Setidaknya, kontribusi warga Sungai Andai dapat membantu mengurangi beban persoalan sampah kota yang menjadi masalah bersama,” ujar Zainal.
Selain isu lingkungan, tuntutan penyelesaian pembangunan Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai (Cusa) menjadi sorotan utama. Warga menilai jembatan tersebut merupakan solusi vital untuk mengurai kemacetan kronis yang setiap hari terjadi di kawasan Sungai Andai.
Menanggapi hal itu, Zainal Hakim memastikan bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Ia mengaku optimis proyek strategis tersebut rampung pada tahun ini.
“Program ini sudah masuk perencanaan matang. Harapannya, tahun 2026 ini jembatan Cusa selesai dan bisa segera dinikmati manfaatnya oleh masyarakat, termasuk rencana pelebaran Jalan AMD,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua RT 54 Kelurahan Sungai Andai, Doddy, mengungkapkan bahwa kemacetan di wilayahnya kian parah sehingga warga sangat menantikan realisasi jembatan tersebut. Ia meminta pihak legislatif terus mengawal proyek ini agar tidak kembali mengalami keterlambatan.
“Kami sangat berharap dukungan DPRD untuk mendorong percepatan pembangunan. Warga sudah cukup lama menunggu solusi atas kemacetan yang terus memburuk di sini,” pungkas Doddy.
Melalui reses ini, terlihat bahwa infrastruktur jalan dan pengelolaan sampah tetap menjadi kebutuhan prioritas masyarakat Banjarmasin Utara yang diharapkan dapat terealisasi sepenuhnya pada tahun anggaran 2026.






