Wabup Hadiri Kegiatan Penyerahan DIPA 2024

Keterangan Fhoto : - Wakil Bupati Kotabaru, Andi Rudi Latif, menghadiri kegiatan penyerahan DIPA

Kotabaru, wartaberitaindonesia.com – Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif atau Bang Arul menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan daftar alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2024 secara digital di Gedung Dr. KH. Idham Chalid Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Jumat, (1/12/23).

Bang Arul sapaan akrab Wakil Bupati Kotabaru ini berharap, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memanfaatkan DIPA secara transparan dan akuntabel untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kotabaru.

Bacaan Lainnya

“DIPA 2023 ini dihajatkan untuk proses pembangunan masyarakat Bumi Saijaan. Kita berharap alokasi anggaran ini berjalan sesuai arah kebijakan dengan transparan dan akuntabel, sehingga bermanfaat bagi semua pihak dan utamanya untuk menyejahterakan masyarakat, membangun dan memajukan daerah kita searah visi dan misinya,” ucapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, yang menyerahkan DIPA dan TKD kepada 13 kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Selatan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dikatakan oleh Gubernur Kalsel bahwa, berdasarkan kepentingan nasional dan kebijakan pemerintah pusat, Kalimantan Selatan menerima alokasi APBN 2024 sebesar Rp37,78 triliun, atau naik Rp6,4 triliun.

“Alokasi ini terdiri dari DIPA kementrian/ lembaga sebesar Rp8,69 triliun serta Dana Transfer ke Daerah sebesar Rp29,09 triliun, dan untuk Kabupaten Kotabaru menerima alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2024 sebesar Rp2,42 triliun,” paparnya.

Ia berpesan kepada Bupati/Walikota dan Satker/SKPD untuk segera melakukan langkah optimalisasi penyerapan anggaran di awal tahun 2024. Segera lakukan langkah-langkah optimalisasi penyerapan anggaran pengesahan anggaran pendapatan dan belanja desa paling lambat triwulan I 2024.

“Akselerasi pelaksanaan DAK fisik melalui penyelesaian kontrak di triwulan I, peningkatan realisasi penyaluran DAU untuk pembayaran belanja pegawai bagi PPPK. Dengan tetap mengedepankan aspek good governance dan transparansi dalam penggunaan anggaran yang efektif dan akuntabel,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalsel dan Kanwil DJPb Kalsel memberikan penghargaan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan APBN dan TKD tahun anggaran 2023.

Dilanjutkan peluncuran platform, Sijaya Unik, yang merupakan aplikasi kinerja dan layanan unit kerja, untuk mendukung kinerja pelaksanaan anggaran di wilayah Kalsel. Inovasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menunjang pelaksanaan tugas satuan kerja. (fauji)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *