Kotabaru, wartaberitaindonesia.com – Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis menyambut kedatangan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuriyadi Sulaiman beserta ibu, dan rombongan dalam ranga kegiatan safari ramadhan, Senin (13/3/25). Kegiatan berlangsung di masjid kapal pesiar Syaidina Jafar yang berada di kawasan Siring Laut Kotabaru.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Gubernur yang turut mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Ia mewakili pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh jajaran Pemprov Kalsel, terutama kepada Wakil Gubernur, yang memberi perhatian dan mendukung berbagai sektor,baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sektor lainnya yang berkontribusi pada kemajuan bumi Saijaan.
“Tentu kita berharap safari ramadhan dengan Wagub Kalsel ini dapat mempererat kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten serta mendorong pembangunan yang lebih baik lagi didaerah kita,” ujarnya.
Pemkab Kotabaru, lanjutnya lagi, tentunya siap mendukung dan bersinergi dengan pemprov kalsel dalam menyusun serta melaksanakan program pembangunan sesuai dengas visi gubernur dan wakil gubernur untuk mewujudkan kalsel maju,makmur sejahtera dan berkelanjutan.
Sementara, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuriyadi Sulaiman menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan selama bulan suci ramadhan dan mengajak seluruh umat muslim memanfaatkan momen ini dengan meningkatkan amal ibadah.
“Melalui kegiatan ini hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin,sekaligus meningkatkan semangat gotong royong dalam keberkahan bulan suci ramadhan,” katanya.
Dalam kesempatannya, Hasnuriyadi Sulaiman menyempatkan untuk berbuka puasa bersama masyarakat sekalian menyerahkan paket sembako ke masyarakat dari Bank Kalsel kotabaru.
Hadir di acara tersebut, Pj Sekretaris Daerah, asisten, staf ahli, Wakil Ketua PKK Pemprov Kalael, Wakil Ketua PKK Kotabaru, Ketua DWP Kotabaru, Forkopimda, kepala SKPD, Camat, para tokoh agama dan alim ulama.






