Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Zainal Hakim, menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam menangani persoalan sampah di Kota Seribu Sungai. Ia menegaskan kesiapannya untuk mengawal berbagai program pengelolaan sampah, khususnya di daerah pemilihan (dapil) konstituennya.
Zainal menilai, persoalan sampah di Banjarmasin tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah sendirian. Diperlukan keterlibatan aktif masyarakat, terutama dalam menekan produksi sampah rumah tangga dan melakukan pemilahan sejak dari sumbernya.
“Penanganan sampah, khususnya pengurangan sampah plastik dan pemilahan, harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga. Tanpa kepedulian warga untuk memilah sampah, upaya pemerintah tidak akan berjalan maksimal,” ujar Zainal di sela kegiatan buka puasa bersama warga Komplek PWI Blok F RT 30, Sabtu (6/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus wadah bagi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Zainal berharap warga Komplek PWI dapat menjadi pionir dalam gerakan pemilahan sampah di lingkungan permukiman.
Menurutnya, jika budaya memilah sampah dari rumah sudah terbentuk, maka volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan.
“Warga Komplek PWI bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat lain untuk membantu Pemko Banjarmasin. Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesadaran bersama dalam mengelola sampah akan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Zainal berharap langkah kecil dari tingkat RT ini mampu bertransformasi menjadi gerakan besar yang menyokong kesuksesan program pengelolaan sampah di Banjarmasin.






