Kandangan,wartaberitaindonesia.com – DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar rapat gabungan komisi, membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Angaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) 2023, Senin (1/7/2024).
Rapat gabungan komisi dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten HSS Kartoyo dihadiri segenap anggota dewan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Noor dan jajarannya.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten HSS Yusperi, mengapresiasi Ranperda LKPj ABPD 2023 yang telah disampaikan, karena secara akuntan sudah sangat baik.
Namun, kata Yusperi, pihaknya minta penjelasan tentang indeks gini (gini ratio) di Kabupaten HSS secara rinci melalui angka.
“Kami minta pihak Pemkab HSS bisa menjelaskan kenaikan gini ratio tersebut,” ujar Yusperi.
Sementara itu, Sekda Kabupaten HSS Muhammad Noor menjelaskan, gini ratio merupakan salah satu alat analisis mengukur atau menghitung pendapatan relatif antar penduduk suatu wilayah pada suatu waktu tertentu, yang nilainya berkisar dari nol dan satu.
“Jika mendekati nol maka tingkat ketimpangan pengeluaran akan semakin rendah, dan sebaliknya jika mendekati satu maka tingkat ketimpangan pengeluaran akan tinggi,” ujar Sekda.
Untuk gini rasio di Kabupaten HSS pada pada 2022 indek gini rasio 0,21 dan pada 2023 naik menjadi 0,033.
Menurutnya, kenaikan tersebut sejalan dengan kenaikan indeks golongan penduduk miskin dan menengah atas.
“Kenaikan gini rasio tersebut masih dibawah angka 0, 950,” ujar sekda.






