Rahmadian Noor-Sumarji Ungkap Janji Target 100 Hari Kerja Jika Memenangkan Pilkada 2024

Teks foto: H Rahmadian Noor-H Sumarji saat kampanye dialogis di Gedung Kesenian Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Selasa (8/10). (Ist)

Barito Kuala, wartaberitaindonesia.com – Untuk kali pertama, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati H Rahmadian Noor-H Sumarji mengungkap target 100 hari pertama kerja jika memenangkan Pilkada Barito Kuala (Batola) 2024.

 

Bacaan Lainnya

Target tersebut terungkap dalam kampanye dialogis bersama warga di Gedung Kesenian Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Selasa (8/10).

 

Momen itu terbilang tepat, mengingat dialog kampanye Rahmadian Noor-Sumarji diikuti warga dari sebagian besar desa di Bakumpai.

 

Selain Lepasan sebagai tuan rumah, di antaranya juga berhadir perwakilan Desa Balukung, Palingkau, Banitan, Murung Raya, Batik, hingga Bahalayung.

 

“Salah satu program kami adalah melanjutkan program pinjaman pupuk bersubsidi tanpa bunga,” ungkap Rahmadian Noor.

 

“Sebagai bentuk komitmen, program tersebut menjadi fokus kami selama 100 hari pertama kerja sebagai bupati dan wakil bupati di Batola,” tegasnya.

 

Masih terkait pertanian sebagai sektor unggulan di Batola, pasangan nomor urut 2 itu juga memiliki program pembangunan sarana dan prasarana pendukung, serta pengadaan alat-alat produksi pertanian.

 

Kemudian terkait dengan pembangunan infrastruktur, Rahmadian Noor-Sumarji mencanangkan peningkatan jalan menuju Desa Palingkau, serta melanjutkan Jalan Bahalayung-Banua Hanyar.

 

Tak hanya infrastruktur, dipadankan dengan tagline RAMA (Ramah, Amanah, Merakyat dan Adil) akan merangkul warga yang belum tercakup Universal Health Coverage (UHC) BPJS.

 

“Untuk masyarakat yang belum tercakup BPJS, disiapkan semacam jaminan kesehatan daerah agar dapat berobat gratis di RSUD Abdul Aziz Marabahan,” ujar Rahmadian Noor.

 

“Masih di bidang kesehatan, kami juga mencanangkan satu ambulans satu desa, serta menyelesaikan program satu bidan satu desa yang sebenarnya sudah dimulai ketika saya menjabat wakil bupati di Batola,” imbuhnya.

 

Berkaitan dengan misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, berpengetahuan dan berdaya saing, Rahmadian Noor-Sumarji memprogramkan beasiswa untuk siswa yang tidak terdaftar dalam Kartu Indonesia Pintar (KIP).

 

“Tidak hanya pendidikan menengah, kami juga siap memberikan beasiswa ke perguruan tinggi,” tambah Sumarji yang berpengalaman sebagai kepala Dinas Pendidikan di Batola.

 

“Kemudian untuk mendukung keberhasilan peningkatan jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari sekitar 100 menjadi 430 unit, kami mencanangkan kenaikan upah harian lepas tenaga mengajar, plus sarana seperti laptop,” tutupnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *