Banjarmasin,
wartaberitaindonesia.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Hamid Bahasyim, angkat bicara terkait penangkapan seorang oknum yang diduga mengaku habib.
Oknum tersebut telah diamankan oleh pihak berwajib di Kabupaten Hulu Sungai Tengah setelah meresahkan masyarakat.
Menurut Habib Hamid, tindakan seperti ini tidak hanya merusak citra para habib yang benar-benar berasal dari keturunan Rasulullah SAW, tetapi juga membahayakan masyarakat dan bisa saja tertipu oleh pengakuan palsu tersebut.
“Jangan mudah percaya hanya karena seseorang memakai atribut keagamaan tertentu. Harus dilihat asal-usul dan tindak tanduknya,” ujar Habib Hamid, Rabu (25/6).
Ia mengimbau kepada masyarakat Kalsel, khususnya umat Muslim, agar lebih berhati-hati dan kritis dalam menerima informasi atau ajakan dari pihak-pihak yang mengaku sebagai tokoh agama.
Kepada penegak hukum ia meminta untuk menindak tegas praktik-praktik penipuan berkedok agama, agar tidak berkembang menjadi kasus serupa yang meresahkan.
“Bermodalkan tampang ke arab-araban khas timur Tengah namun juriat ketika diinterogasi terbata-bata, ” ujar politisi PKS ini.
Habib Hamid ketika dirinya diamanahi Plt Rabithah pernah juga menerima kasus serupa, bahkan ada majelis taklimnya langsung disidak dan mempertanyakan keabsahan gelar oknum tersebut.
Oleh karena itu ia meminta kepada masyarakat agar waspada, jika ada oknum serupa cenderung mencurigakan bisa melaporkan kepada tetuha kampung, tokoh, ulama terdekat, atau bisa menemui organisasi rabithah langsung.






