Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Keluhan masyarakat terkait melambungnya harga tiket pesawat menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kian masif. Dalam sepekan terakhir, warga mengaku kesulitan mendapatkan tiket, dan jika tersedia, harganya melonjak drastis di luar kewajaran.
Untuk rute Jakarta–Banjarmasin, harga tiket dilaporkan menembus angka Rp6.677.800 per orang. Nilai ini hampir menyentuh Rp7 juta, padahal dalam kondisi normal, harga tiket biasanya hanya berkisar di angka Rp1 jutaan.
Kondisi serupa juga terjadi pada rute Surabaya–Banjarmasin. Selain harga yang meningkat tajam, ketersediaan kursi penerbangan pun sangat terbatas. Situasi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keperluan mendesak.
Menanggapi fenomena ini, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem, Ahmad Sarwani, S.Sos, meminta pemerintah pusat dan otoritas terkait segera memberikan perhatian serius. Ia menegaskan bahwa lonjakan harga yang tidak wajar dapat menghambat mobilitas masyarakat dan mengganggu aktivitas ekonomi daerah.
“Pemerintah perlu segera melakukan evaluasi dan mencari solusi agar harga tiket kembali normal, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan penerbangan,” ujar Ahmad Sarwani.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari otoritas bandara maupun maskapai mengenai penyebab pasti mahal dan langkanya tiket tersebut. Belum dipastikan apakah lonjakan ini dipicu oleh tren arus balik pasca-Idulfitri atau faktor teknis lainnya.






