Polres Gunung Mas Pastikan Berita Pengeroyokan dan Mutilasi di Facebook Adalah Hoaks

Teks foto : PS Kasi Humas Polres Gunung Mas, Ipda Abner, S.Sos.(Foto: Istimewa)

Kuala Kurun

wartaberitaindonesia.com – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas, Polda Kalimantan Tengah, bergerak cepat mengklarifikasi informasi palsu (hoaks) yang beredar di media sosial. Langkah ini dilakukan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.

Bacaan Lainnya

 

Informasi bohong tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Nazwa Ahmad pada Kamis (15/5/2026). Unggahan itu memuat narasi provokatif tentang dugaan pengeroyokan dan mutilasi terhadap seorang pria bernama Ahmad Syamsuri di Desa Tumbang Naan, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas. Narasi tersebut mengklaim korban dianiaya karena menolak aktivitas tambang.

 

Merespons hal itu, PS Kasi Humas Polres Gunung Mas Ipda Abner, S.Sos., langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, S.H., M.M., untuk memverifikasi kebenaran informasi lapangan.

Hasil pengecekan menunjukkan beberapa fakta berikut:

 

Lokasi fiktif: Desa Tumbang Naan tidak ditemukan di wilayah hukum Polsek Manuhing.

 

Nihil laporan: Tidak ada laporan warga terkait tindak kekerasan tersebut.

 

Identitas palsu: Hasil pelacakan Satintelkam bersama Dukcapil Gunung Mas memastikan tidak ada warga bernama Ahmad Syamsuri di Kecamatan Manuhing.

 

Foto manipulasi: Foto yang digunakan dalam unggahan merupakan foto almarhum Salim Kancil, aktivis lingkungan yang menjadi korban pembunuhan di Lumajang, Jawa Timur, beberapa tahun lalu.

 

Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., Ipda Abner memastikan situasi di Kecamatan Manuhing dan seluruh Kabupaten Gunung Mas saat ini aman dan kondusif.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menyaring informasi sebelum membagikannya di media sosial dan tidak mudah terprovokasi. Laporkan setiap kejadian melalui layanan bebas pulsa 110,” ujar Ipda Abner, Senin (18/5/2026).

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *