Laba PT AM Terus Alami Penurunan

Dirut PT AM, Ir Yudha Achmady ketika memberikan keterangan pers.(ist)Sidik(wartaberitaindonesia.com)

Banjarmasin,
wartaberitaindonesia.com – Laba PT. Air Minum (AM) Bandarmasih tahun 2021 terus mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2020. Kondisi ini disebabkan diantaranya peraturan beban tetap pemakaian minimum 10 kubik sudah dihapuskan sehingga membuat pendapatan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Tahun 2021 kita hanya memperoleh sekitar 3,5 miliar, sedangkan di Tahun 2020 kita memperoleh 11,1 miliar,” ungkap Direktur Utama PT. Air Minum Bandarmasih, Ir Yudha Achmady dihadapan sejumlah awak media yang dihadiri Dewan Komisaris Independen, Karlina dan jajaran Direksi PT AM Bandarmasih, Rabu (2/11).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya kondisi ini juga dibarengi
penurunan laba tidak seimbang dengan
biaya operasional yang terus naik.

Meski begitu, ujar Yudha,
hasil audit perhitungan indikator kinerja baik dari Kepmendagri, maupun Kementerian PUPR dan kinerja PT AM Bandarmasih mengalami peningkatan.

Kepmendagri No. 47 Tahun1999 indikatornya mengalami peningkatan sebanyak 2,53% dari sebelumnya tahun 2020 66,53% menjadi 69,0. Kemudian dari Kementerian PUPR indikator kinerja mengalami peningkatan sebanyak 0,18 dari sebelumnya tahun 2020 diangka 3,62% menjadi 3,80.

Hasilnya PT. AM Bandarmasih kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut turut sejak tahun 2001 sampai 2021.

“Jadi sejak tahun 2001, kita sudah memperoleh 20 kali opini WTP dan kita tetap berusaha mempertahankannya,” terangnya.

Untuk meningkatkan laba PT AM Bandarmasih, Yudha mengatakan, kedepannya akan lebih meningkatkan rasionalisasi dan efisiensi proses bisnis.

“Selain memperbaiki dan memperbaharui jaringan, sehingga pendistribusian air bersih kepada pelanggan dapat berjalan dengan baik,” tukasnya.

 

Sport.kalselpos.com

kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *