Anggota DPRD Minta Polemik TCA Tidak Merugikan 600 Peserta Didik  

Teks Foto:  Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Siti Noortita Ayu Febria R. (ist)

Banjarmasin, Wartaberitaindonesia. com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Siti Noortita Ayu Febria R mengungkapkan rasa keprihatinannya dengan adanya polemik antara Yayasan Taman Citra Alquran (TCA) Alalak Berangas, Kabupaten Barito Kuala (Batola) dengan pemilik lahan karena hal ini berdampak kepada 600 orang peserta didik baik tingkat SD, SMP dan SMA termasuk 83 orang merupakan anak yatim piatu.

 

Bacaan Lainnya

Sejauh ini proses mediasi dari Dinas Pendidikan maupun Pj Bupati Batola belum mendapatkan kesepakatan hingga berakhir di persidangan.

 

“Disini kita memikirkan muridnya itu saja bagaimana kelanjutan pendidikan mereka, kasihan generasi penerus jadi korban,” kata Siti Noortita Ayu Febria R kepada

wartaberitaindonesia.com, Sabtu (22/7).

 

Memang jika melihat perkaranya mau diselesaikan secara kekeluargaan ataupun di pengadilan, menurut wanita yang akrab disapa bu Tatum ini, itu adalah

pilihan.

 

“Hanya saja perselisihan tersebut justru menjadi tanda tanya wali murid atau orang tua siswa disana, bahkan informasi yang didapat pemilik lahan ngotot areal itu dikosongkan,” ujarnya.

 

Padahal di sisi lain, tegasnya, yang terpenting bagaimana para siswa siswi ini bisa menjalani proses belajar dengan suasana aman, nyaman dan tenang.

 

“Kami berharap semua bisa diselesaikan dengan baik dan bijaksana tanpa peserta didik dikorbankan,” harap.

 

Diakuinya, sebagai wakil rakyat tentu ada tanggung jawab moril yang besar melihat kasus tersebut, hendaknya semua pihak agar bisa tenang dan bisa menjalin komunikasi dengan kepala dingin.

 

“Kami berharap proses pembelajaran tetap berjalan seperti biasa hingga perjanjian pinjam pakai lahan itu sejak 2019

hingga 2029 atau 10 tahun ke depan bisa dipatuhi sambil menunggu sisa waktu 6 tahun tersebut pihak TCA membangun gedung di lahan sendiri,” tukasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *