Aplikasi Silada, Inspektorat Balangan Optimalkan Pelayanan Internal 

Teks foto: Inspektorat Balangan saat meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Persediaan (Silada). (Ist)

Paringin, wartaberitaindonesia.com – Guna memperkuat efektivitas pelayanan internal dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, Inspektorat Kabupaten Balangan melakukan terobosan dengan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Persediaan (Silada). Platform digital ini berfungsi mempermudah proses permintaan dan distribusi barang persediaan di lingkungan Inspektorat

 

Silada hadir sebagai jawaban atas tantangan mekanisme manual yang sebelumnya dianggap kurang efisien. Sebelum adanya aplikasi ini, pegawai harus mendatangi pengurus barang untuk mengajukan permintaan. Jika stok tersedia, barang bisa langsung diterima, namun jika tidak, pegawai harus kembali pada waktu lain, sebuah proses yang memakan waktu dan mengganggu produktivitas kerja.

 

Melalui Silada, seluruh proses kini dapat dilakukan secara digital. Pegawai cukup mengajukan permintaan lewat aplikasi dari ruang kerja masing-masing. Setelah diverifikasi, petugas yang ditunjuk akan mengantarkan barang langsung ke meja kerja pegawai. Dengan demikian, alur pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, efisien, dan akuntabel.

 

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Balangan, Abdul Basyid, S.Sos., MAP., selaku inisiator pengembangan Silada, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif ini. Ia menegaskan bahwa Silada merupakan bentuk komitmen Inspektorat dalam mengoptimalkan pelayanan internal berbasis teknologi informasi.

 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap proses pelayanan, termasuk layanan persediaan barang, dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Silada diinisiasi untuk menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus mendorong budaya kerja yang lebih modern dan responsif,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Abdul Basyid berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan disempurnakan sehingga mampu memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pegawai Inspektorat Kabupaten Balangan. Ia juga menekankan bahwa keberadaan Silada diharapkan memicu lahirnya inovasi-inovasi baru dalam mendukung kemajuan tata kelola pemerintahan daerah.

 

“Harapan kami, Silada bisa menjadi langkah awal untuk transformasi digital yang lebih luas di lingkungan Inspektorat. Dengan sistem yang semakin tertata dan mudah diakses, produktivitas pegawai tentu akan meningkat,” tambahnya.

 

Pengembangan aplikasi Silada menjadi bukti nyata komitmen Inspektorat Kabupaten Balangan dalam mendorong modernisasi layanan internal dan menghadirkan lingkungan kerja yang semakin adaptif terhadap kemajuan teknologi.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *